Solusi PayPal Indonesia

7 Cara Untuk Mendeteksi Email PayPal Palsu

in Artikel/Indonesia/PayPal/Tips by

PayPal merupakan situs besar dan digunakan oleh banyak orang untuk mengirim dan menerima uang. Sayangnya ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang menggunakan popularitas PayPal untuk kepentingannya sendiri dengan memanfaatkan anggota PayPal yang ada. Orang-orang seperti ini berusaha untuk mendapatkan PayPal ID dan password kita sehingga mereka bisa login dan kemudian menguras habis dana yang tersedia di PayPal kita.

PayPal peduli dengan masalah ini dan melakukan langkah yang mungkin untuk menghentikannya. Sayangnya masuk ke akun PayPal dengan ID dan password yang sah merupakan hal yang sulit bagi PayPal atau situs aman lainnya untuk dihentikan. Sebagai pengguna PayPal, kita perlu melindungi diri kita sendiri.

Orang yang ingin melakukan scam akan mengirim email permintaan untuk memperbaharui akun kita. Sering kali permintaan ini diiringi ancaman palsu seperti penutupan atau telah dicurigai adanya pengguna yang tidak sah. Saat kita menerima email dari pihak yang mengatasnamakan PayPal, jangan langsung menekan tautan tersebut. Walaupun secara sekilas email tersebut benar-benar dari PayPal.

Berikut adalah 7 cara untuk mendeteksi email PayPal palsu dan melindungi diri dari pancuri identitas

1. Alamat Email Salah

Email terkirim ke alamat email yang bukan merupakan email utama akun PayPal kita. Email ini bisa dipastikan email PayPal palsu.

2. Tautan Tipuan

Setelah kita menekan tautan dan jika tidak dimulai dengan https://www.paypal.com maka ini adalah tautan palsu. Bahkan walaupun tautan ini terdapat kata PayPal. Frase “https” harus selalu ada pada alamat website yang mengharuskan kita untuk memasukan informasi pribadi.

3. Baris Judul

Pada umumnya email palsu berjudul “Please Restore Your Account Access”

4. Panggilan Umum

Email palsu menggunakan sambutan yang umum, seperti “Dear PayPal member”. PayPal mengetahui nama kita yang digunakan ketika kita mendaftar akun PayPal.

5. Tindakan Harus Dilakukan Sekarang

Beberapa email palsu mencoba menipu dengan seolah-olah keadaan darurat jika kita tidak segera memperbaikinya.

6. Email HTML

Beberapa email terlihat seperti website dengan maksud untuk mendapatkan informasi pribadi kita. PayPal TIDAK PERNAH meminta informasi pribadi melalui email.

7. Tata Bahasa yang Salah

Email palsu menggunakan tata bahasa dan pemilihan kata yang salah. Hal ini mereka gunakan agar lolos terhadap penyaring email.

Beberapa tip singkat:

  • Jika kita menerima email dengan tautan yang meminta untu ditekan atau login ke akun PayPal; Jangan lakukan!
  • Jika kita menerima email yang mirip dengan form masuk ke akun PayPal; Jangan masuk!
  • Jika kita tidak yakin dengan email yang kita terima, kita bisa teruskan ke spoof@paypal.com dan minta bantuan.

Terima kasih dan semoga bermanfaat!

4 Comments

  1. wah, pencerahan yang luar biasa ni mas, hendak nya kita mesti hati hati dan lebih jeli lagi ketika menerima email dari paypal. mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published.

*

Latest from Artikel

Go to Top